Sunday, February 10, 2013

Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Kontraktor


Perencanaan dari Gambar Struktur ke Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Kontraktor



Standardnya, RAB itu terdiri dari 4 kelompok yaitu Persiapan, Pekerjaan Struktur, Pekerjaan Arsitektur dan Pekerjaan ME (Mechanical Electrical). Masing-masing kelompok pekerjaan itu akan saya jelaskan satu per satu.

Pekerjaan persiapan: meliputi komponen biaya pembersihan lokasi, pengukuran dan pembuatan bouwplank, penyediaan air dan penyediaan listrik. Pekerjaan persiapan bisa cukup mahal kalau yang dilakukan adalah renovasi. Karena biaya pembersihan dapat berarti pembongkaran dan pembuangan puing.

Kelompok biaya selanjutnya adalah biaya pekerjaan struktur. Komponen biaya pekerjaan struktur adalah: pekerjaan pondasi, pekerjaan struktur lantai 1, dan pekerjaan atap. Tentu saja komponen strukturnya akan bertambah kalau rumah terdiri dari dua atau tiga lantai.

Elemen dari pekerjaan pondasi termasuk di dalamnya penggalian, pengurukan. Tergantung besar dan banyaknya pondasi, jumlah pasir, batu dan semen dapat diketahui.

Pekerjaan struktur lantai meliputi biaya balok, kolom dan plat. Yang dimaksud dengan balok adalah struktur melintang (horisontal) dan kolom adalah struktur vertikal. Unsur utama dari pekerjaan struktur lantai adalah beton dan besi. Dengan gambar struktur yang detail, jumlah beton dan besi yang harus dibeli atau disediakan dapat diketahui secara persis. Pekerjaan struktur atap berbeda satu dari yang lain, tergantung apakah rangka atapnya menggunakan balok kayu atau rangka atap baja ringan.

Selanjutnya, adalah komponen biaya pekerjaan arsitektur. Komponen biaya arsitektur adalah Pekerjaan pemasangan batu-bata, pemasangan kusen pintu dan jendela, pekerjaan dinding, lantai dan keramik, pekerjaan sanitair, dan pekerjaan lain lain (seperti pemasangan grendel pintu, tangki air, dan sejenisnya). Termasuk dalam pekerjaan aristektur adalah pekerjaan atap seperti pemasangan atap dan pengecatannya.

Sedangkan komponen biaya ME, meliputi instalasi listrik, telpon dan asesoris lainnya, seperti saklar.

Dengan ke empat kelompok biaya itulah sebuah RAB dibuat. Tentu saja RAB tidak selalu tepat 100 persen, tetapi RAB yang baik adalah RAB yang tingkat kepastiannya optimal. Karena itu pengalaman dan informasi harga merupakan syarat untuk membuat RAB. Selain itu umur RAB juga tidak panjang. Bila harga-harga bahan bangunan berubah, tentu RAB akan berubah.

RAB haruslah di susun secara rinci, pada masing-masing item. Misalnya ketika membuat pondasi, di dalam RAB haruslah tercantum jumlah m3 dan satuan harganya.

Sesudah Anda mempunyai gambar arsitektur, gambar struktur dan RAB, sekarang Anda siap berhubungan dengan kontraktor. Bila kontraktor adalah pihak yang berbeda dengan arsitek, saya menyarankan kontraktor membuat RAB sendiri. Jadi, yang diserahkan kepada kontraktor hanya gambar arsitektur dan gambar struktur. Dengan RAB dari arsitek Anda dapat menilai apakah harga yang diajukan oleh kontraktor terlalu mahal atau terlalu murah.

Tidak selalu, lebih murah adalah lebih baik, Periksalah komponen yang disajikan dalam RAB satu demi satu. Baik harga maupun jumlahnya.



Unduh Contoh Rencana Anggaran Biaya (RAB) Disini
Unduh Contoh Format Bobot & Progres Disini





Semoga bermanfaat

No comments:

Post a Comment